Sabtu, 13 Desember 2008

ilmu KOMUNIKASI

Apa itu komunikasi?

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan melalui media tertentu untuk menghasilkan efek /tujuan dengan mengharapkan feedback atau umpan balik.
· Komunikasi Interpersonal: komunikasi dalam diri
· Komunikasi Transendenta: ex. Komunikasi dengan Tuhan
· Komunikasi Organisasi: ex. Humas APMD mengadakan jumpa pers

Tujuan komunikasi

1. Membangun/menciptakan pemahaman/pengertian bersama
2. Saling memahami è tidak harus menyetujui

Tujuan utama komunikasi adalah untuk membangun/menciptakan pemahamam atau
pengertian bersama. Saling memahami atau mengerti bukan berarti harus menyetujui tetapi
mungkin dengan komunikasi terjadi suatu perubahan sikap, pendapat, perilaku ataupun
perubahan secara sosial:
a. Perubahan Sikap (Attitude Change)
Seorang komunikan setelah menerima pesan kemudian sikapnya berubah, baik postif
maupun negatif. Dalam berbagai situasi kita berusaha mempengaruhi sikap orang lain
dan berusaha agar orang lain bersikap positif sesuai keinginan kita.


b. Perubahan Pendapat (Opinion Change)

Dalam komunikasi berusaha menciptakan pemahaman. Pemahaman, ialah
kemampuan memahami pesan secara cermat sebagaimana dimaksudkan oleh

komunikator. Setelah memahami apa yang dimaksud komunikator maka akan tercipta
pendapat yang berbeda-beda bagi komunikan. Contoh: Berita yang disampaikan oleh
surat kabar. Informasi dapat diterima khalayak dalam waktu bersamaan, namun
opini/pendapat yang muncul tiap individu berbeda-beda.

c. Perubahan Perilaku (Behavior Change)

Komunikasi bertujuan untuk mengubah perilaku maupun tindakan seseorang.
Contoh: Kampanye kesehatan misalnya mengenai merokok menyebabkan gangguan
kesehatan. Setelah mengikuti kampanye tersebut seorang perokok misalnya kemudian
berusaha mengurangi/berhenti merokok.

d. Perubahan Sosial (Social Change)
Membangun dan memelihara ikatan hubungan dengan orang lain sehingga menjadi
hubungan yang makin baik. Dalam proses komunikasi yang efektif secara tidak sengaja
meningkatkan kadar hubungan interpersonal. Contoh: Di perkantoran, seringkali
terjadi komunikasi dilakukan bukan untuk menyampaikan informasi atau
mempengaruhi sikap semata, tetapi kadang-kadang terdapat maksud implisit di
sebaliknya, yakni untuk membina hubungan baik.

Fungsi komunikasi
1. To educate atau mendidik
2. To persuade atau meyakinkan
3. To entertain atau menghibur
4. To inform atau menginformasikan

1. Menyampaikan informasi (To inform)
Memberitahukan/menerangkan informasi atau hal-hal yang belum diketahui seseorang
maupun publik terhadap apa yang terjadi kepada seseorang ataupun publik, sehingga
informasi-informasi yang diberikan dapat menambah pengetahuan dan wawasan.
Misalnya: Media massa, melaporkan hal-hal luar biasa ataupun berita-berita aktual
kepada publik/audiens sehingga publik menjadi mengetahui dan mengerti akan berita
tersebut.

2. Mendidik (To educate)
Memberikan pendidikan dan pengetahuan yang bermanfaat baik secara formal, non
formal maupun informal sehingga mendorong pembentukan watak dan pendidikan
keterampilan serta kemahiran yang diperlukan pada semua bidang kehidupan
Misalnya: Seorang guru yang mengajarkan ilmu pengetahuan kepada murid-muridnya

3. Membujuk (To persuade)
Membujuk, mempengaruhi atau membentuk suatu opini seseorang maupun publik,
meyakinkan tentang informasiinformasi yang diberikannya sehingga benar-benar
mengetahui situasi yang terjadi di lingkungannnya. Misalnya: Iklan TV yang
mengiklankan produk , dengan gaya persuasinya membujuk atau mempengaruhi
pemirsanya untuk menggunakan produk tersebut.


4. Menghibur (To entertaint)
Memberikan hiburan atau kesenangan, sehingga seseorang maupun publik
memperoleh selingan dari kejenuhan yang dialaminya karena takanan-tekanan baik
dalam pekerjaan, pergaulan dan lainlain yang dialami dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya: Musik, Komedi, Tari, Olah Raga

Bentuk-bentuk Komunikasi
1. Interpersonal/tatap muka
- Informal
- Tanpa terencana
- Efek yang ditimbulkan bisa ketiga-ketiganya (afeksi, kognisi, psikomotorik), karena antara
yang berkomunikasi terlibat dialog batin face to face atau langsung.

2. Kelompok/group
- Jumlah lebih dari 2 orang
- Ex. Kelas (guru & mahasiswa)
- Formal
- Terencana

3. Massa/mass
- Sekumpulan orang yang dimuat komunikator dan komunikan tidak mengenal
- Kumpulan orang-orang yang tidak sama latar belakangnya contonya ; Terjadi sebuah
tabrakan/kecelakaan banyak orang berkumpul untuk melihat, ada tukang becak, sopir,
mahasiswa, kernet, penjual asongan, dll.


Media Massa : Elektronik & Cetak
Media Elektronik
1. Radio/Audio
· Kecepatan dalam menyampaikan pesan
· Sangat akrab dengan khalayak è dinikmati dengan berbagai aktivitas
· Media imajinatif è kejadian seakan-akan nyata
· Untuk memenggal tayangan lebih mudah daripada TV karena pada TV sudah ada jadwal-
jadwal tertentu yang di’booking’ oleh sponsor.

2. Visual/Gambar/Foto
- Sebagai alat dokumentasi

3. Audio Visual
- Lebih jelas, tegas ex. penayangan gambar dilengkapi dengan narasi dari reporter
- Mahal

Media Cetak
Kelebihan mampu menjabarkan ha-hal yang rumit hingga detail è lebih bayak mendapat
respon dari khalayak.
Media Cetak terdiri dari :
Majalah Koran => Waktu terbit mingguan/bulanan Waktu terbit harian misalnya harian pagi,
sore dll. Mengulas topik-topik tertentu mengulas berita umum, lebih
awet karena bisa dikumpulkan.



Hambatan komunikasi
· Perbedaan persepsi dan kepentingan è bahasa, tk pendidikan
· Ada persaingan nilai
· Kepentingan itu diikuti oleh mekanisme pasar
· Kekerasan kata-kata ex. agar akrab dengan menggunakan kata-kata berbagai macam
Binatang untuk memanggil seseorang è mestinya tidak digunakan/diterpkan di semua
situasi jadi hanya pada kalangan tertentu
· Perbedaan budaya
· Hambatan dalam penyandian/simbol


Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga
mempunyai arti lebih dari satu, simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan
penerima tidak sama atau bahasa yang dipergunakan terlalu sulit.
· Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi,
misalnya gangguan suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan
pesan. Pada situasi pasca gempa tersebut jaringan listrik dan telekomunikasi terputus
sehingga untuk menyampaikan dan menyalurkan pesan baik dari para korban kepada
pemerintah/tim rekonstruksi maupun sebaliknya.
· Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si
penerima
· Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat menerima /
mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi
lebih lanjut.
· Hambatan dalam memberikan balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa
adanya akan tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas dan
sebagainya.
· Hambatan Fisik
Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat
komunikasi, dan lain lain.
· Hambatan Semantik.
Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi kadangkadang mempunyai arti
mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan
penerima, dengan kata lain bahasa yang digunakan berbeda.
· Hambatan Psikologis
Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi. Dalam
musibah ini komunikan masih trauma dengan musibah yang menimpa mereka.

Komponen-komponen komunikasi :
a. Komunikator/Penyampai pesan/Sumber/Source
Semua proses komunikasi berasal dari sumber, yang dapat berupa :
· Perorangan , jika dalam komunikasi individual atau antar perorangan, atau seorang
dengan beberapa orang
· Suatu lembaga atau organisasi, atau orang yang dilembagakan (komunikasi dengan media
massa)


b. Pesan/Message
Unsur pesan meliputi semua materi atau isi yang dikomunikasikan antara pihak-pihak yang
terlibat dalam proses komunikasi, baik yang disampaikan secara verbal maupun non verbal,
baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui media massa misalnya).
Pesan dapat berupa:
· Pesan verbal, misalnya: bahasa/kata-kata lisan atau tertulis
· Pesan non verbal, misalnya: isyarat, gambar, warna
· Pesan paralinguistik, misalnya: kualitas suara, tekanan suara(tinggi rendah nada bicara),
kecepatan suara, vokalisasi

c. Saluran/Media/Channel
Unsur saluran merupakan sarana tempat pesan yang disampaikan sehingga bisa diterima
dan dimaknai oleh komunikan. Misalnya: media massa (surat kabar, majalah, televisi, radio
dll.)

d. Komunikan/Penerima pesan/Receiver
Unsur penerima merupakan sasaran dari komunikasi, bisa terdiri dari seseorang atau
beberapa orang atau suatu lembaga/organisasi.

e. Tujuan/Destination/Efect
Efek merupakan hasil dari suatu kegiatan komunikasi, merupakan tujuan dari peserta –
peserta di dalam proses komunikasi.

f. Umpan Balik/Feedback
Feedback merupakan tanggapan atas pesan komunikan apabila tersampaikan atau
disampaikan kepada komunikator.

g. Gangguan/Noise
Gangguan tak terncana yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai akibat pesan yang
diterima komunikan berbeda dengan pesan yang disampaikan oleh komunikator kepada
komunikan. Misalnya: perkuliahan yang terganggu akibat ada pesawat terbang yang
melintas rendah di atas kelas.

5 komentar:

  1. Ya. ya.. ya... keren.. (gw nulis ini dalam keadaan terintimidasi..)

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. ternyata komunikasi itu rmit ya kawand !!!!!! banyak bgt halangan dan rintangannya !!. bener bgt klo komunikasi itu bagai pisau bermata dua ,, dan aku beruntung masuk ilmu komunikasi ,, coz gw bisa memanage komunikasi , biar orang ngerti apa yang kita informasiin.. ^^

    BalasHapus
  4. bagus kawand!!
    kita tuh emang perlu bgd tau definisi komunikasi sbelum jadi orang KOMUNIKASI nantinya!
    pokokna d' best laa buat qta.

    BalasHapus